Museum Gula Gondang Klaten Satu-Satunya Di Asia Tenggara


Banyak daerah memiliki pabrik gula. Tapi hanya Klaten, Jawa Tengah yang memiliki Museum Gula. Beragam koleksinya dapat membuat kita kagum dan bangga. Museum Gula Jawa Tengah terletak di lingkungan kompleks Pabrik Gula Gondang Baru Klaten, termasuk dalam wilayah Desa Gondang Baru, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Letak museum sangat strategis karena berada persis tepi jalan utama/ jalan raya yang menghubungkan kota Yogyakarta dengan Kota Solo. Pendirian Museum Gula Jawa Tengah dilandasi, pertimbangan bahwa perkembangan industri sebagai data untuk pengembangan lebih lanjut. Gagasan pertama dimulculkan oleh Gubernur Propinsi Jawa Tengah yang kala itu dijabat oleh Bapak Soepardjo Roestam dengan dukungan penuh dari Bapak Ir. Waryatno, direktur utama PTP. XV – XVI (persero).

Read more of this post

Advertisements

Pesona Wisata Gunung Api Purba Gunung Kidul


Gunung Nglanggeran terletak di desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk kabupaten Gunungkidul. Berada dikawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul dengan ketinggian antara 200-700 mdpl dengan suhu udara rata-rata 23˚ C – 27˚ C, jarak tempuh 20 km dari kota Wonosari dan 25 km dari kota Yogyakarta.

Ada 2 jalur jalan untuk menuju Objek Wisata ini melalui jalan aspal yang mulus, jika dari arah Wonosari kita melewati Bunderan Sambipitu, ambil kanan arah ke dusun Bobung/kerajinan Topeng, kemudian menuju Desa Nglanggeran (Pendopo Joglo Kalisong/Gunung Nglanggeran). Jika dari arah Jogjakarta : Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM belok kiri kira-kira 7 KM (arah desa Ngoro-oro lokasi stasiun-stasiun Transmisi), menuju desa Nglanggeran (Pendopo Joglo Kalisong/Gunung Nglanggeran ). Read more of this post

Sejarah Tradisi Sekaten Keraton Yogyakarta


Pada tahun 1939 Caka atau 1477 Masehi, Raden Patah selaku Adipati Kabupaten Demak Bintara dengan dukungan para wali membangun Masjid Demak. Selanjutnya berdasar hasil musyawarah para wali, digelarlah kegiatan syiar Islam secara terus-menerus selama 7 hari menjelang hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Agar kegiatan tersebut menarik perhatian rakyat, dibunyikanlah dua perangkat gamelan buah karya Sunan Giri membawakan gending-gending ciptaan para wali, terutama Sunan Kalijaga.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, masyarakat yang ingin memeluk agama Islam dituntun untuk mengucapkan dua kalimat syahadat (syahadatain). Dari kata Syahadatain itulah kemudian muncul istilah Sekaten sebagai akibat perubahan pengucapan. Sekaten terus berkembang dan diadakan secara rutin tiap tahun seiring berkembangnya Kerajaan Demak menjadi Kerajaan Islam.

Read more of this post

Sejarah Upacara “Yaqowiyu” Nyebar Apem di Klaten


Di tiap pertengahan bulan Sapar atau Safar penanggalan Hijriyah, Dukuh Jatinom, Kabupaten Klaten akan diserbu berduyun-duyun masyarakt sekitar maupun luar kota untuk menyaksikan upacara Ongkowiyu atau lebih dikenal dengan Yaqowiyu untuk memperebutkan kue apem yang disusun berbentuk gunungan.

Tak tanggung-tanggung, di puncak acara, apem yang total mencapai 4,5 ton itu diserbu oleh sekitar 50.000 orang yang telah berkumpul. Bisa dibayangkan semeriah apa acara tersebut, orang rela berdesak-desakan dan berlomba meraup apem yang disebarkan oleh panitia.

Read more of this post

Mencoba Menembus Pohon Beringin Kraton Yogyakarta


Masangin atau masuk di antara dua beringin adalah permainan unik yang hanya digelar di Alun-alun Selatan Keraton Yogyakarta, dan selalu dilakukan pada malam hari. Cara permainan ini terlihat sepele. Seseorang dengan ditutup matanya berjalan dari pinggir utara Alun-alun Selatan.

Orang tersebut kemudian berjalan kea rah selatan dan harus bisa lewat antara dua Beringin kurung yang terletak di tengah-tengah alun-alun tersebut. Jika berhasil melewati dua beringin itu, seseorang dinyatakan berhasil. Sebaliknya, dia dinyatakan gagal jika jalannya melenceng dari arah yang ditentukan.

Read more of this post

Pesona Pantai Sundak


Pantai ini masih berada di daerah Wonosari, letaknya nggak jauh dari Pantai Kukup yaitu sekitar kurang lebih 3 km. Meskipun pantainya kecil, tapi Pantai Sundak menawarkan keindahan yang mengasyikkan. Disini tidak ramai pengunjung seperti halnya Pantai Kukup ataupun Baron, sehingga kita bisa benar-benar menikmati keindahan pantai disini.

Pantai Sundak menawarkan keindahan pasir putihnya disertai juga dengan batu-batu karang yang besar, serta goa yang terbentuk dari batu karang.
Sundak, menurut cerita berasal dari kata asu (anjing) dan landak. Tempat ini merupakan tempat pertarungan seekor anjing dan seekor landak yang akhirnya dimenangkan oleh anjing sehingga oleh warga setempat pantai ini diberi nama Pantai Sundak. Read more of this post

Sejarah Peradaban Romawi Kuno


Romawi ialah peradaban dunia yang letaknya terpusat di kota Roma masa kini. Peradaban Romawi dikembangkan Suku Latia yang menetap di lembah Sungai Tiber. Suku Latia menamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’. Latium merupakan kawasan lembah pegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian. Penduduk Latium kemudian disebut bangsa Latin. Pada mulanya, di daerah Latium inilah bangsa Latin hidup dan berkembang serta menghasilkan peradaban yang tinggi nilainya.

Kota Roma yang menjadi pusat kebudayaan mereka terletak di muara sungai Tiber. Waktu berdirinya Kota Roma yang yang terletak di lembah Sungai Tiber tidak diketahui secara pasti. Legenda menyebut bahwa Roma didirikan dua bersaudara keturunan Aenas dari Yunani, Remus dan Romulus.

Read more of this post

Taman Sari


Taman Sari atau yang biasa dikenal dengan Water Castle merupakan salah satu peninggalan bersejarah di Kota Yogyakarta yang dibangun pada tahun 1758 oleh Sultan Hamengkubuwono I. Lokasi Taman Sari terletak di sebelah barat istana sultan – kraton Yogyakarta, sekitar sepuluh menit dengan berjalan kaki. Konon Taman Sari merupakan taman air yang sangat indah dan mempesona.

Sejak beberapa waktu yang lama, berkenaan dengan terjadinya penyerangan dari bangsa asing pada tahun 1812 dan menyusul kemudian bencana alam pada tahun 1867, beberapa bangunan di dalam komplek Taman Sari sudah hancur. Sejak saat itu, kondisi Taman Sari semakin lama semakin memprihatinkan. Sebagai ikon arsitektur bersejarah di Yogyakarta, Taman Sari tidak mendapatkan pemeliharaan yang optimal.

Read more of this post