Gayus Sebut Denny Indrayana Sebagai Pengatur Skenario Kasusnya


Gayus Tambunan menuding Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, sebagai otak di balik kasus yang menimpa dirinya hingga divonis tujuh tahun penjara. Seusai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu, Gayus menyebutkan, Denny Indrayana pernah menjanjikan dirinya sebagai “whistle blower” saat pertemuan di Singapura. Read more of this post

Advertisements

Andai Aku Gayus Tambunan (Download MP3)


Sosok Gayus Tambunan yang kontroversial memberikan inspirasi bagi banyak orang. Tak hanya bermacam-macam versi rupa Gayus yang beredar di dunia maya, kisah Gayus memberi inspirasi lagu yang menceritakan sepak terjangnya.

Lagu berjudul “Andai Aku Jadi Gayus Tambunan” ini diciptakan oleh mantan napi Bona Paputungan. Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus  Tambunan yang bisa bebas plesir ke Bali, hingga ke luar negeri ini. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak.

Read more of this post

Mengenal Lebih Dekat Gayus Tambunan


Gayus Halomoan P. Tambunan (lahir di Jakarta, 9 Mei 1979; umur 31 tahun) adalah seorang Pegawai negeri sipil golongan III/a di Direktorat Jenderal Pajak. Namanya menjadi terkenal ketika komjen Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus mempunyai uang Rp 25 milyar direkeningnya plus uang asing senilai 60 milyar dan perhiasan senilai 14 milyar di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta Haram.

Read more of this post

Gayus Menggugat SBY !


Dalam sidang pengadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 3 Januari 2011, Gayus membacakan pembelaan pribadinya yang membuat telinga dan muka SBY merah padam. Betapa tidak, dalam pembelaannya itu Gayus secara terang benderang mengucapkan beberapa nama para pejabat Dirjen Pajak, kepolisian dan kejaksaan yang terlibat dalam kasus manipulasi pajak.

Read more of this post

10 Kejanggalan Kasus Gayus


JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat setidaknya ada 10 fakta kejanggalan yang terjadi dalam pengungkapan skandal mafia pajak dengan tersangka pegawai pajak Gayus HP Tambunan. Kejanggalan ini baik dari segi kasus hingga para penegak hukum. Peneliti hukum ICW Donald Faris di kantor ICW, Jakarta, mengungkapkan 10 kejanggalan tersebut. Inilah kejanggalan dan analisa versi ICW.

Pertama, Gayus dijerat pada kasus PT SAT dengan kerugian negara Rp 570.952.000, dan bukan pada kasus utamanya, yaitu kepemilikan rekening Rp 28 miliar, sesuai dengan yang didakwakan pada Dakwaan Perkara Pidana Nomor 1195/Pid/B/2010/PN.JKT.Sel.

“Pemilihan kasus PT SAT diduga merupakan skenario kepolisian dan kejaksaan untuk menghindar dari simpul besar kasus mafia pajak yang diduga menjerat para petinggi di kedua institusi tersebut. Kasus PT SAT sendiri amat jauh keterkaitannya dengan asal muasal kasus ini mencuat, yaitu kepemilikan rekening Rp 28 miliar milik Gayus,” kata Donald.

Read more of this post