Transportasi Umum Idaman


Sesak , panas, macet, sering telat, semrawut, ngebut dan tidak aman itulah kesan yang terlintas dalam benak kita saat mendengar kata transportasi atau angkutan umum. Berbagai pihak dan lembaga terkait menyampaikan berbagai keluh kesah tentang keadaan yang memprihatinkan tersebut.

Pihak penyedia transportasi mengaku tidak mampu memberikan mutu layanan lebih baik karena alasan biaya operasional yang tinggi sebagai akibat mahalnya suku cadang dan naiknya harga BBM. Pemerintah sebagai pemegang kebijaksanaan berdalih tidak memiliki dana cukup untuk membangun prasarana transportasi yang memadai.

Read more of this post

Advertisements

Jangan Bawa Mobil Ke Yogyakarta


Ketika berhenti di lampu lalu lintas perempatan jalan Affandi, jalan solo, dan Munggur, Yogyakarta. Disamping lampu merah tersebut terdapat gambar mural yang kira-kira bertuliskan begini, “jangan membawa mobil ke kota Jogja kami.”  Di dinding tersebut tergambar sebuah mobil yang terbalik dengan gambar sepeda diatasnya, kedua ban mobil dan sepeda menyatu.

Read more of this post

Sejarah Lurik Dari Masa Ke Masa


Lurik merupakan nama kain, kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garisgaris, yang merupakan lambang kesederhanaan. Sederhana dalam penampilan maupun dalam pembuatan namun sarat dengan makna (Djoemena, Nian S., 2000).

Selain berfungsi untuk menutup dan melindungi tubuh, lurik juga memiliki fungsi sebagai status simbol dan fungsi ritual keagamaan. Motif lurik yang dipakai oleh golongan bangsawan berbeda dengan yang digunakan oleh rakyat biasa, begitu pula lurik yang dipakai dalam upacara adat disesuaikan dengan waktu serta tujuannya.

Read more of this post

Warga Yogya Ikuti Sidang Rakyat Pro Penetapan


Ribuan warga Sleman menggelar apel akbar atau sidang rakyat mendukung penetapan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paduka Pakualam IX sebagai gubernur dan wakil gubernur, di Lapangan Candibinangun, Pakem, Sleman, Rabu (29/12/2010).

Mereka terdiri dari seluruh kepala dukuh se-DIY, perangkat desa, badan perwakilan desa dan kepala desa serta elemen masyarakat lainnya. Read more of this post

Alasan Kenapa Yogyakarta Disebut Daerah Istimewa


Yogyakarta pertama kali berstatus provinsi pada 5 September 1945, ketika Raja Ngayogyakarto Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono IX bersama Paku Alam VIII menyatakan bahwa Negeri Ngayogyakarto Hadiningrat adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamirkan Soekarno Hatta pada 17 Agustus 1945.

Amanat Sri Sultan bersama Paku Alaman yang kemudian disebut Amanat 5 September tersebut merupakan bentuk dukungan Kerajaan Ngayogyakarto Hadiningrat terhadap NKRI.

Read more of this post

Pesona Pantai Sundak


Pantai ini masih berada di daerah Wonosari, letaknya nggak jauh dari Pantai Kukup yaitu sekitar kurang lebih 3 km. Meskipun pantainya kecil, tapi Pantai Sundak menawarkan keindahan yang mengasyikkan. Disini tidak ramai pengunjung seperti halnya Pantai Kukup ataupun Baron, sehingga kita bisa benar-benar menikmati keindahan pantai disini.

Pantai Sundak menawarkan keindahan pasir putihnya disertai juga dengan batu-batu karang yang besar, serta goa yang terbentuk dari batu karang.
Sundak, menurut cerita berasal dari kata asu (anjing) dan landak. Tempat ini merupakan tempat pertarungan seekor anjing dan seekor landak yang akhirnya dimenangkan oleh anjing sehingga oleh warga setempat pantai ini diberi nama Pantai Sundak. Read more of this post

Taman Sari


Taman Sari atau yang biasa dikenal dengan Water Castle merupakan salah satu peninggalan bersejarah di Kota Yogyakarta yang dibangun pada tahun 1758 oleh Sultan Hamengkubuwono I. Lokasi Taman Sari terletak di sebelah barat istana sultan – kraton Yogyakarta, sekitar sepuluh menit dengan berjalan kaki. Konon Taman Sari merupakan taman air yang sangat indah dan mempesona.

Sejak beberapa waktu yang lama, berkenaan dengan terjadinya penyerangan dari bangsa asing pada tahun 1812 dan menyusul kemudian bencana alam pada tahun 1867, beberapa bangunan di dalam komplek Taman Sari sudah hancur. Sejak saat itu, kondisi Taman Sari semakin lama semakin memprihatinkan. Sebagai ikon arsitektur bersejarah di Yogyakarta, Taman Sari tidak mendapatkan pemeliharaan yang optimal.

Read more of this post