Menjamurnya Minimarket Menggusur Pedagang Kecil


Tingkat pertumbuhan outlet minimarket di Jakarta seperti jamur di musim hujan. Jumlahnya mencapai sekitar 1.200 unit pada tahun 2010. Mengguritanya minimarket di pelosok Ibu Kota membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangguhkan izin minimarket baru sejak tahun 2006. Namun, bukannya berhenti, jumlah minimarket justru semakin meningkat.

Kementerian Perdagangan melalui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri mengingatkan Gubernur DKI harus untuk segera menindak tegas para pengusaha minimarket yang diduga menyalahi aturan perizinan pendirian minimarket. Menjamurnya minimarket justru berpotensi mematikan usaha kecil, terutama pedagang pasar tradisional.

Kondisi yang terjadi kemudian tidak ada kepastian investasi. Yang muncul justru pengusaha saling gontok-gontokan, Persaingan menjadi tidak sehat. Semakin menjamurnya usaha minimarket di Ibukota, bisa jadi karena akibat ulah dari oknum pengusaha dan pemerintahan yang nakal. Sebab sejak 2006, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menangguhkan permintaan izin baru pembukaan minimarket. Disinyalir banyak minimarket yang bersatus ilegal.
Minimarket
Data sementara menunjukan, dari 112 minimarket yang terdata di Jakarta Pusat, 94 di antaranya tanpa izin. Delapan belas di antaranya memiliki izin usaha yang dibuat sebelum Instruksi Gubernur Nomor 115 Tahun 2006 tentang Penundaan Izin Minimarket. Jumlah minimarket di Jakarta Barat tercatat 311 unit pada Juli 2010. Padahal sebelum Instruksi Gubernur Nomor 115 Tahun 2006 terbit, jumlah minimarket di wilayah ini hanya 124 unit. Artinya, sekitar 60 persen minimarket di Jakarta Barat menyalahi aturan. Hasil cek lapangan selama sepekan itu masih bisa bertambah karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan inventarisasi minimarket diperpanjang hingga 20 Februari 2011.

Menyimak fakta di atas jelas terlihat adanya ketidakberesan dalam penegakan aturan perijinan pendirian minimarket. Para pengusaha tidak mungkin mendirikan mini market tanpa izin awal dari otoritas berwenang. Minimal lurah atau camat pasti tahu ikhwal permohonan izin sebuah minimarket karena proses perizinan sudah pasti melalui meja perangkat kota yang paling bawah, sebelum mengurus permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ke instansi pemerintah melalui dinas wilayah sesuai domisili.

Selain itu, menjamurnya minimarket di Jakarta dan sejumlah kota besar lainya terutama di Pulau Jawa tidak bisa serta menjadi kambing hitam atas lemahnya pengelolaan pasar tradisional oleh pemerintah daerah. Tidak ada premis yang menyebutkan bahwa ketidakberadaan mini market akan membuat pasar tradisional menjadi lebih bagus. Kondisi sebagian besar pasar tradisional malah cenderung semakin memprihatinkan. Image publik terhadap pasar tradisional adalah kotor, becek, sumpek dan tidak membuat nyaman untuk berlama-lama di dalamnya.

Terpuruknya pasar tradisional karena masih lemahnya political will pemerintah, terutama pemerintah daerah untuk “merevitalisasi” kembali pasar-pasar tradisional yang mereka miliki. Tidak bisa bisa konsumen dipaksa untuk berbelanja di pasar dengan segala kondisi ketidaknyamanannya tersebut. Persaingan usaha adalah biasa dan biarkan pilihan berbelanja di tangan konsumen. Merupakan hak warga mendapatkan barang bagus dengan harga bagus pada lokasi belanja yang nyaman buat mereka.

Tindakan penertiban terhadap keberadaan minimarket ilegal yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus benar-benar tepat sasaran dan dalam kerangka penegakan hukum yang fair utk semua warga. Harus dilakukan pembongkaran terhadap fisik bangunan minimarket yang terbukti ilegal. Hal ini penting untuk membangun efek jera. Jangan malah mengambil kebijakan pemutihan perizinan, yang terkesan bahwa hanya ada kesalahan prosedural dalam proses perizinannya.

Selain itu, aparat yang terbukti melakukan praktek manipulasi dalam pemberian izin minimarket ilegal harus diganjar dengan sangsi hukum yang tegas. Hal ini ini sekali lagi untuk menunjukan kewibawaan pemerintah dan penegakan hukum atau peraturan yang berlaku secara maksimal.

About Prista Ayu
Mahasiswa yang baru belajar nGeblog, Ngeblog untuk sekedar sharing ilmu, pengalaman, dokumentasi hidup, dan mencari teman. Boleh hanya numpang lewat tapi kalau mau komentar akan saya beri ucapkan terima kasih plus backlink gratis karena Blog ini sudah Dofollow -:). Boleh ngasih saran, kritik, caci maki tapi kalau nyepam tak masukin penjara Akismet he he he he ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: