Resensi Film Shaolin


Film ini mengisahkan perjalanan Jenderal Hou Jie (Andi Lau) yang menjadi panglima angkatan perang yang angkuh dan kejam serta baru saja menaklukkan wilayah Deng Feng bersama sang asisten, Cao Man (Nicholas Tse). Dalam sebuah pertarungan, Hou Jie berhasil mengalahkan salah satu pendekar di Biara Shaolin, sebuah tempat yang dianggap menyembunyikan penduduk daerah taklukan yang membutuhkan perlindungan. Kejadian ini membuat sang Jenderal semakin congkak dan terus menebar teror dimana-mana.

Sebuah antiklimaks terjadi ketika sang tangan kanan yang sangat dipercayai itu berkhianat. Cao Ma merebut kekuasaan Hou Jie secara tragis. Dengan dibantu oleh seorang tukang masak Wu Dao (Jackie Chan) sang Jenderal kembali ke biara Shaolin, selain untuk berlindung juga untuk belajar ilmu beladiri dan memperdalam prinsip-prinsip kebijaksanaan Buddha. Di biara itu, sang jenderal kejam mengalami pencerahan luar biasa.

Sosoknya berubah drastis dan bertekad untuk tidak akan mengulangi jalan kelamnya dulu dengan membuka lembaran baru kehidupan yang lebih bermakna. Sayangnya, impian untuk hidup tenang tak sepenuhnya ia peroleh karena Cao Ma beserta anak buahnya masih terus mengejarnya.

Meski hanya sebagai pemeran pendukung, Jackie Chan cukup memegang peranan penting terutama dalam menampilkan adegan-adegan kocak ala Jackie Chan

Terus terang, saya sangat terpesona oleh sajian sinematografi yang begitu dashyat dari film ini. Benny Chan dengan cermat menggarap setiap detail film ini mulai dari momen peperangan yang menampilkan pengaruh dan kekuatan besar sang Jenderal bersama pasukannya hingga akhir dramatis yang menyentuh ketika tragedy menimpa Jenderal Hou Jie dan keluarganya. Film yang menghabiskan biaya US$ 29 Juta ini juga sekaligus menjadi semacam “reuni” Andy Lau dan Benny Chan setelah sebelumnya pada 21 tahun silam bekerjasama dalam film A Moment of Romance (1990).

Akting Andy Lau juga begitu memukau. Sebagai aktor senior, ia mampu menyajikan kualitas peran yang natural dari karakter seorang Jenderal yang bengis hingga menjadi Rahib Shaolin yang tenang dan santun. Gejolak batin yang dialaminya tersaji demikian menarik dan impresif.

Meski hanya sebagai pemeran pendukung, Jackie Chan cukup memegang peranan penting terutama dalam menampilkan adegan-adegan kocak ala Jackie Chan. Apa yang disajikan aktor berusia 56 tahun dengan aksi laga komedi sungguh memberikan “ruang segar” untuk film laga ini. Perannya sebagai sosok bijak –sama seperti yang dimainkannya dalam film The Karate Kid (2010) sebagai guru Jaden Smith—meski dalam porsi kecil, cukup memberikan makna mengesankan dalam film yang diproduksi oleh Emperor Motion Pictures dan berdurasi 131 menit ini.

Sumber : OMG

About Prista Ayu
Mahasiswa yang baru belajar nGeblog, Ngeblog untuk sekedar sharing ilmu, pengalaman, dokumentasi hidup, dan mencari teman. Boleh hanya numpang lewat tapi kalau mau komentar akan saya beri ucapkan terima kasih plus backlink gratis karena Blog ini sudah Dofollow -:). Boleh ngasih saran, kritik, caci maki tapi kalau nyepam tak masukin penjara Akismet he he he he ….

7 Responses to Resensi Film Shaolin

  1. Tambah lagi, Mbak!; Film ini bukan sekadar reuni bagi Andy Lau & benny Chan, tapi juga reuni ketiga Andy Lau dan Jackie Chan, di mana dulu mereka pernah tampil bersama dlm film “Island of Fire” (1990) dan “Drunken Master 2” (1993)

  2. Idek says:

    bohong ah.. ga dofollow juga!
    tp resensi film ny keren..
    two thumbs up… ^^

  3. Wiwin says:

    film ini memang oke banget !!! sangat layak ditonton siapapun🙂

  4. Newbiez says:

    saya udah nonton nih film, keren abis..
    silahkan knjungin blog saya yang dah dofollow blog..😀

  5. andyswan says:

    udah pernah nonton filmnya andy swan dan jackei chan di fìlm ”kung flu mastur”

  6. Filmnya unyu’ banget,
    tu badan biru2 di kasih apa sih,
    ko’ bdanya ramping amat,
    si amat aja ga bgitu ramping,
    ckckcka

  7. Andylaw
    umurnya berapa sich?
    Ko’ dia kren bget ea,di film shaolin ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: