Harga Cabe Melonjak, Petani Menjerit


Beberapa hari yang lau, saat pergi ke pasar dan ingin membeli cabe di salah satu Pasar di daerah Klaten, saya sangat terkejut karena menjelang Tahun Baru 2011 harga cabe meningkat secara drastis dengan rata-rata pedagang menjual Rp. 80.000,- an per kg. Harga tersebut menaik drastis, dimana biasanya hanya Rp. 37.000,- s/d Rp. 40.000,- per kg. Kenaikan ini, membuat rakyat semakin menjerit dimana kebutuhan pokok yang lain juga meningkat.

Namun disisi lain, kenaikan harga cabe ini juga semakin membuat kita sedih, karena tidak di nikmati oleh para petani cabe di pedesaan, karena kenaikan harga cabe tidak membuat mereka semakin makmur, bahkan ada petani cabe yang makan saja bisa sehari sekali.

Mungkin penyebab, kenaikan ini dan tidak dinikmati oleh para petani adalah :

  • Kurangnya penyuluhan kepada petani dan bantuan, walaupun Pemerintah berkoar-koar akan memberikan bantuan kepada Petani kecil, tetapi kenyataannya tidak ada. Tidak seperti jaman Pak Harto, ada yang istilahnya penyuluhan bahkan diadakan lomba pengetahuaan seperti Kelompencapir antara para Petani, sehingga dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya.
  • Kurangnya peran Pemerintah untuk membantu Petani, terutama bantuan dalam pengelolaan pertanian dengan memberikan bantuan pupuk dan pestisida, yang semakin lama harganya semakin melonjak.
  • Kurangnya peran Pemerintah, dalam memberikan bantuan berupa penggunaan teknologi pertanian yang lebih baik, sehingga dapat membantu mereka dalam pengelolaan pertanian mereka, terutama pengelolaan pertaniaan pada saat musim hujan, yang merupakan salah satu kendala juga dalam hal menghasilkan produk pertanian dalam hal ini cabe, sehingga menjadi lebih baik.
  • Pemerintah kurang membantu petani, terutama dalam hal jalur distribusi dan pemasaran, sehingga banyak saudagar-saudagar kaya membeli hasil pertanian mereka dengan harga murah, tetapi mereka menjual ke kota dengan harga yang sangat mahal.

Jadi ini merupakan PR bagi Pemerintah, terutama Departemen Pertanian dan Departemen Keuangan, agar dapat membantu para petani dalam pengelolaan usaha pertanian mereka, agar penghasilan mereka menjadi lebih baik.

About Prista Ayu
Mahasiswa yang baru belajar nGeblog, Ngeblog untuk sekedar sharing ilmu, pengalaman, dokumentasi hidup, dan mencari teman. Boleh hanya numpang lewat tapi kalau mau komentar akan saya beri ucapkan terima kasih plus backlink gratis karena Blog ini sudah Dofollow -:). Boleh ngasih saran, kritik, caci maki tapi kalau nyepam tak masukin penjara Akismet he he he he ….

2 Responses to Harga Cabe Melonjak, Petani Menjerit

  1. desa kebon says:

    artikrlr tak copy paste lho bu

  2. Silakan m0nggo dicopas tpi jangan lupa sumbernya dicantumkan lho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: